Tampilan Alternatif: Daftar Isi | لقمان الحكيم

Smoant Sharon TC218 dengan Druga RDA

Kalau untuk kategori perokok aktif, saya ini perokok kelas berat !

Karena saya tidak “setia” pada satu merek rokok, saya bisa hisap semuanya dan saya tidak cukup satu batang rokok dalam satu sesi merokok, bisa berbatang-batang sampai saya mual sendiri, kawan saya baru satu batang, saya sudah tiga batang, meski begitu, saya sangat mudah berhenti merokok, meski nanti balik lagi karena pengaruh lingkungan 😀

Satu hal yang selama ini saya keluhkan pada rokok adalah zat kimia sampingan selain nikotin, yakni yang paling tidak saya suka adalah Tar dan Monoksida. Tentu saja aroma dan rasa tembakau itu sendiri yang mengganggu orang yang tidak suka. Kala saya sih suka-suka saja, lah tidak ada pilihan lain kan ?

Kemudian, saya terpikir untuk beralih dari rokok ke vapor, apalagi saya saat itu tengah proses menuju pernikahan, saya tau betul calon istri saya benci aroma rokok dan segala sesuatunya.

Saya pun tak tega nanti mencium bibir istri saya dengan mulut saya yang menurut dia adalah bau rokok yang bagi dia adalah menjijikan. Haha ngevape demi istri nih ya, semoga ada pahalanya, terlepas dari kontroversial hukum rokok, minimal saya sudah mengurangi zat kimia berbahaya yang ada di rokok 😀

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



Alasan Saya Lama Tidak Posting Artikel Baru

0

Property of Lukmanul Hakim Watermark V2

Tak terasa sudah lebih dari sebulan saya hiatus ngeblog yah, dan lebih banyak update status di facebook 😀

Ada banyak sebab kenapa saya mulai jarang ngurus blog ini, tentu saja saya masih melakukan maintenance rutin dan upgrade apa pun yang bisa diupgrade di blog ini seperti plugin, theme, dsb, bahkan dari sisi Server/Hosting, provider yang saya gunakan sudah upgrade juga, yakni sekarang sudah menggunakan SSD NVMe (Sebelumnya SATA III), praktis blog saya menjadi lebih cepat secara signifikan daripada sebelumnya, karena bottleneck pada SSD sudah secara signifikan teratasi, ya tentu saja masih ada bottleneck lain yakni kecepatan koneksi internet client/visitor yang mempengaruhi cepat tidaknya blog saya ini diakses 😀

Equipment saya dalam komputasi juga mengalami upgrade, dari Laptop Toshiba Satellite L640 menjadi ASUS ROG Strix GL503VD !

Alhamdulillah mengetik di laptop baru saya ini lebih nyaman dan lebih jarang terjadi typo/salah ketik, dan kecepatan mengetik saya menjadi lebih cepat (Lebih tepatnya saya bisa mencapai kecepatan maksimum saya dalam mengetik dengan menggunakan keyboard dari laptop baru saya). Itu karena ukuran laptop secara keseluruhan juga lebih besar yakni dari sebelumnya 14 Inch menjadi 15.6 Inch, maka ukuran keyboard juga lebih luas dan jarak antar key lebih renggang dari laptop lama saya. Tentu saja area layar juga lebih luas, apalagi IPS Display-nya sangat memanjakan mata saya, brightness-nya mantap, enak banget multimedia, gaming, apalagi untuk ngeblog. Salah satu unsur penting dalam PC/Laptop gaming adalah keyboard, dan sudah ada RGB LED Backlight yang tidak cuma hiasan, tapi menurut saya sedikit bisa meningkatkan akurasi dalam mengetik, khususnya di ruangan yang minim pencahayaan bahkan gelap total.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



O2 Manipulator dan Kabel O2 Sensor Lama

Sudah lama yah soal penerapan Resistor pada O2 Sensor, termasuk O2 Manipulator pakai DIP Switch itu ya pada dasarnya Resistor juga, bedanya dia bisa diubah-ubah nilai Resistance-nya, dan instalasinya beda, dan saya yakin isinya tidak cuma resistor saja.

Nah udah lama juga muncul kesimpangsiuran mengenai sebenernya makin besar step-nya itu AFR makin Rich atau Lean ?

 

Cara Kerja O2 Sensor

Setau saya, O2 Sensor Narrowband itu dia range-nya 0.0V sampai 1.0V, nah Stoich-nya 0.5V (Ideal).

Kurang dari 0.5V = Lean (Kadar Oxygen dalam gas buang tinggi), Oleh ECU akan ditambahkan debit bensin menjadi lebih banyak.

Lebih dari 0.5V = Rich (Kadar Oxygen dalam gas buang rendah), Oleh ECU akan dikurangi debit bensin menjadi lebih sedikit.

Tindakan ECU itu lah yang disebut Koreksi AFR, O2 Sensor cuma sensor yang bertugas memonitor kandungan Oxygen pada gas buangbuang, bukan kandungan bensin.

 

Gejala/Ciri O2 Sensor Melemah dan Error

Kalau O2 Sensor melemah seiring lamanya pemakaian, maka “Sense of Oxygen” nya akan berkurang, dan sudah stoich akan bergeser, itulah sebabnya makin lama AFR makin Rich dengan sendirinya seiring bertambah buruknya kondisi O2 Sensor.

Penasaran ?   Baca Selanjutnya »



×
SSL Verified